Monday, March 18, 2013

Ilmu Itu Jujur

Pengetahuan


"Sesungguhnya shalatku, segala kegiatanku, hidupku dan matiku, kupersembahkan hanya kepada allah semata"





1.  Pengetahuan menurut definisinya

Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. atau dalam kata lain pengetahuan merupakan suatu pengenalan yang akrab tentang susuatu yang berdasarkan pengalaman,
Dalam pengertian lain, pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut. contoh lain pengetahuan tentang kota, sungai, gunung, penduduk dan lain-lain. ilmu adalah pengetahuan yang telah di sistematiskan. yaitu disusun secara teratur mengenai suatu bidang tertentu yang jelas batas-batas dan sasaran-sarannya, gejalanya, cara kerjanya dan tujuannya. bila pengetahuan tentang gunung, sungai, kota dan penduduknya di sistematiskan, maka jadilah ilmu bumi.
  
2.  Pengetahuan menurut jenisnya

Pengetahuan Implisit
Pengetahuan implisit adalah pengetahuan yang masih tertanam dalam bentuk pengalaman seseorang dan berisi faktor-faktor yang tidak bersifat nyata seperti keyakinan pribadi, perspektif, dan prinsip. Pengetahuan diam seseorang biasanya sulit untuk ditransfer ke orang lain baik secara tertulis ataupun lesan. Kemampuan berbahasa, mendesain, atau mengoperasikan mesin atau alat yang rumit membutuhkan pengetahuan yang tidak selalu bisa tampak secara eksplisit, dan juga tidak sebegitu mudahnya untuk mentransferkannya ke orang lain secara eksplisit.
Contoh sederhana dari pengetahuan implisit adalah kemampuan mengendara sepeda. Pengetahuan umum dari bagaimana mengendara sepeda adalah bahwa agar bisa seimbang, bila sepeda oleh ke kiri, maka arahkan setir ke kanan. Untuk berbelok ke kanan, pertama belokkan dulu setir ke kiri sedikit, lalu ketika sepeda sudah condong ke kenan, belokkan setir ke kanan. Tapi mengetahui itu saja tidak cukup bagi seorang pemula untuk bisa menyetir sepeda.
Seseorang yang memiliki pengetahuan implisit biasanya tidak menyadari bahwa dia sebenarnya memilikinya dan juga bagaimana pengetahuan itu bisa menguntungkan orang lain. Untuk mendapatkannya, memang dibutuhkan pembelajaran dan keterampilan, namun tidak lantas dalam bentuk-bentuk yang tertulis. Pengetahuan implisit seringkali berisi kebiasaan dan budaya yang bahkan kita tidak menyadarinya.
Pengetahuan Eksplisit
Pengetahuan eksplisit adalah pengetahuan yang telah didokumentasikan atau disimpan dalam wujud nyata berupa media atau semacamnya. Dia telah diartikulasikan ke dalam bahasa formal dan bisa dengan relatif mudah disebarkan secara luas. Informasi yang tersimpan di ensiklopedia (termasuk Wikipedia) adalah contoh yang bagus dari pengetahuan eksplisit.
Bentuk paling umum dari pengetahuan eksplisit adalah petunjuk penggunaan, prosedur, dan video how-to. Pengetahuan juga bisa termediakan secara audio-visual. Hasil kerja seni dan desain produk juga bisa dipandang sebagai suatu bentuk pengetahuan eksplisit yang merupakan eksternalisasi dari keterampilan, motif dan pengetahuan manusia.
Bagaimana membuat pengetahuan implisit menjadi eksplisit merupakan fungsi utama dari strategi Manajemen Pengetahuan.
Pengetahuan empiris
Pengetahuan yang lebih menekankan pengamatan dan pengalaman inderawi dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori. Pengetahuan ini bisa didapatkan dengan melakukan pengamatan yang dilakukan secara empiris dan rasional. Pengetahuan empiris tersebut juga dapat berkembang menjadi pengetahuan deskriptif bila seseorang dapat melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat, dan gejala yang ada pada objek empiris tersebut. Pengetahuan empiris juga bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang terjadi berulangkali. Misalnya, seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi dengan sendirinya akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen organisasi.
Pengetahuan rasionalisme
Pengetahuan rasionalisme adalah pengetahuan yang diperoleh melalui akal budi. Rasionalisme lebih menekankan pengetahuan yang bersifat apriori; tidak menekankan pada pengalaman. Misalnya pengetahuan tentang matematika. Dalam matematika, hasil 1 + 1 = 2 bukan didapatkan melalui pengalaman atau pengamatan empiris, melainkan melalui sebuah pemikiran logis akal budi.

3. Faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan

Pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:  
Pendidikan
Pendidikan adalah sebuah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok dan juga usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, maka jelas dapat kita kerucutkan sebuah visi pendidikan yaitu mencerdaskan manusia.

Media
Media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Jadi contoh dari media massa ini adalah televisi, radio, koran, dan majalah.

Informasi
Pengertian informasi menurut Oxford English Dictionary, adalah "that of which one is apprised or told: intelligence, news". Kamus lain menyatakan bahwa informasi adalah sesuatu yang dapat diketahui, namun ada pula yang menekankan informasi sebagai transfer pengetahuan. Selain itu istilah informasi juga memiliki arti yang lain sebagaimana diartikan oleh RUU teknologi informasi yang mengartikannya sebagai suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memanipulasi, mengumumkan, menganalisa, dan menyebarkan informasi dengan tujuan tertentu. Sedangkan informasi sendiri mencakup data, teks, gambar, suara, kode, program komputer, basis data. Adanya perbedaan definisi informasi dikarenakan pada hakekatnya informasi tidak dapat diuraikan (intangible), sedangkan informasi itu dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, yang diperoleh dari data dan pengamatan terhadap dunia sekitar kita serta diteruskan melalui komunikasi.

Ilmu itu jujur, kata itulah yang pertama kali saya dengar dari bapak saya. dan ternya memang para ilmuan yang jujur pasti tidak membatasi suatu disiplin ilmu yang lagi dia selidiki atau teliti , contoh, seorang fisikawan yang jujur tidak membatasi kecepatan gerak hanya sampai kecepatan cahaya saja; tetapi umumnya banya fisikawan yang sengaja membatasi pembicaraannya dan pembahasan hanya sampai kecepatan cahaya saja. dalam Al-Qur'an Allah Berfirman : " Maka Berangkatlah Malaikat dan ruh menuju tuhannya dalam satu hari yang kadarnya 50.000 Tahun"
Maka dengan menyimak ayat tersebut, sebenarnya Allah bermaksud menunjukkan suatu kecepatan (ingat fisika dasar, x=v.t), yaitu kecepatan malaikat dan ruh menghadap kepada Allah dan kecepatan sang urusan dalam menyampaikan urusannya dari Allah kepada manusia. Hal ini dikuatkan oleh ayat 22:47, yang kasarnya begini: Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya Azab datangnya itu sangat cepat. Mari kita lihat ilustrasi sangat sederhana dibawah ini:
Asumsikan bahwa jarak yang ditempuh malaikat dan ruh pada ayat 70.4 adalah jarak yang sama bagi sang urusan dalam ayat 32.5 yaitu jarak dari “bumi ke langit” Maka untuk menempuh jarak tersebut, menurut perhitungan seorang manusia,  Malaikat dan ruh memerlukan waktu “50 ribu tahun” sedangkan sang urusan hanya memerlukan waktu “seribu tahun” saja, alias sang urusan (50 kali lebih cepat jika kecepatannya diasumsikan konstan atau percepatannya nol.) Untuk agak lebih jelasnya kita misalkan jarak tersebut dengan angka, maka jika jarak yang harus ditempuh antara bumi dan langit adalah 100000 km.











Popular Posts

FanPage

Jangan Lupa Like ya
×